Alpha Investasi | Aplikasi Investasi Saham Terbaik untuk Pemula

Logo Alpha Investasi

Apa Itu Dividen? Ketahui Pengertian, Arti & Cara Menghitung Dividen

Daftar Isi
Apa Itu Dividen & Cara Menghitung Dividen

Dividen adalah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi orang yang telah berinvestasi saham. Selain itu, dividen adalah salah satu keuntungan yang didapat oleh investor atau para pemegang saham. Lalu sebenarnya, apa itu dividen?

Yuk, simak bersama pengertian, arti dan juga cara menghitung dividen berikut ini!

Pengertian Dividen

Dividen adalah

Secara umum, dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan jumlah saham yang dimiliki.

Arti dividen itu sendiri adalah laba yang dibagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham dalam bentuk saham atau uang tunai.

Fungsi dari dividen adalah sebagai imbalan dari perusahaan untuk pemegang saham sebagai bentuk apresiasi karena telah menanamkan modalnya.

Biasanya, dividen dibagikan oleh perusahaan selama setahun sekali atau setahun dua kali, bahkan ada juga perusahaan yang tidak memberikan dividen.

Selain itu, perusahaan juga bebas menentukan jumlah laba yang akan diberikan sebagai dividen.

Jenis-Jenis Dividen

Ada 5 jenis dividen yang perlu kamu ketahui, yang diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Dividen Tunai

Jenis yang pertama adalah dividen tunai.

Dividen jenis ini dibayarkan kepada pemegang saham secara tunai atau cash.

Dividen jenis ini bisa dikatakan merupakan pembagian dividen yang paling sering dilakukan.

Contoh perusahaan yang rutin memberikan dividen tunai adalah BBCA (PT Bank Central Asia Tbk), BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk), ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk).

2. Dividen Saham

Jenis dividen berikutnya adalah dividen saham.

Dividen saham adalah pembagian dividen yang dilakukan dalam bentuk saham.

Pada dividen saham, investor tidak mendapatkan uang tunai dari pembagian dividen saham.

Melainkan, akan mendapatkan penambahan pada jumlah sahamnya.

3. Dividen Properti

Jenis dividen properti adalah dividen yang dibayarkan dalam bentuk aset.

Pembagian dividen jenis ini jarang dilakukan, karena proses pembagiannya yang relatif tidak mudah.

4. Dividen Janji Hutang

Dividen janji hutang adalah dividen yang dibagikan perusahaan kepada para pemegang saham dalam bentuk surat janji hutang.

Pada jenis dividen ini, perusahaan memberikan janji kepada para pemegang saham bahwa akan membayarkan dividen pada waktu yang sudah ditentukan.

5. Dividen Likuidasi

Dividen likuidasi adalah dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk sebagian laba dan sebagian pengembalian modal.

Perusahaan yang akan memberikan dividen likuidasi biasanya memiliki rencana untuk menghentikan perusahaannya atau sedang mengalami kebangkrutan.

Dari jenis-jenis dividen yang telah disebutkan diatas. Jenis dividen yang paling sering diberikan adalah dividen tunai.

Baca Juga: Cara Investasi Saham untuk Pemula

Cara Menghitung Dividen

Sebelum kamu mengetahui cara menghitung dividen yang dilakukan perusahaan.

Kamu harus tahu bahwa besaran laba yang diberikan perusahaan biasanya ditentukan lewat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) terlebih dahulu.

Dalam pembagiannya, ada beberapa istilah yang perlu dipahami terlebih dahulu untuk selanjutnya dapat mengetahui cara menghitung dividen, yang diantaranya adalah sebagai berikut.

Earning Per Share (EPS) atau laba bersih per saham.

Dividend Payout Ratio (DPR).

Outstanding shares atau jumlah saham beredar.

Dividend Payout Ratio (DPR)

Dividend Payout Ratio (DPR) adalah persentase dari laba perusahaan yang dijadikan.

Cara menghitung Dividend Payout Ratio (DPR):

  • Laba bersih PT ABCD adalah Rp 1.000.000.000,-.
  • PT ABCD memutuskan untuk membagikan dividen sejumlah Rp 500.000.000,- kepada pemegang saham.
  • Divided Payout Ratio = 500.000.000 / 1.000.000.000 x 100% = 50%.
  • Jadi, PT ABCD tidak akan memberikan seluruh laba bersihnya melainkan hanya 50% saja yang disebut sebagai Dividend Payout Ratio (DPR).

Dividend Per Share (DPS)

Dividend per share (DPS) adalah jumlah dividen per lembar saham yang dimiliki oleh investor.

Cara menghitung Dividend Per Share (DPS) :

  • PT ABCD memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 500.000.000,- kepada pemegang saham.
  • Jumlah total lembar saham dari PT ABCD adalah 1.000.000 lembar saham.
  • DPS = Rp 500.000.000 / 1.000.000 lembar = Rp 500,-.
  • Jadi, dividend per share (DPS) atau dividen per lembar saham yang diterima oleh pemegang saham adalah Rp 500,-.

Dividend Yield

Dividend yield adalah tingkat persentase keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan ke pemegang saham.

Cara menghitung Dividend Yield :

  • Dividen per lembar saham atau Dividend Per Share (DPS) yang dibagikan oleh PT ABCD adalah Rp 500,-.
  • Harga saham PT ABCD adalah Rp 10.000,-.
  • Dividend yield = 500 / 10.000 x 100% = 5%
  • Jadi, dengan modal Rp 10.000 tingkat keuntungan yang didapat oleh pemegang saham adalah 5%.

Nah, sekarang kamu sudah lebih mengetahui penjelasan, jenis-jenis, hingga cara menghitung dividen.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk investasi saham sekarang untuk cuan di masa depan.

Baca juga: Perbedaan Trading & Investasi yang Wajib Kamu Ketahui

Scroll to Top